Sinergi Tanpa Batas: Polri dan Warga Sano Nggoang Bahu-membahu Tambal Jalan Rusak Demi Kelancaran Ekonomi

Sinergi Tanpa Batas: Polri dan Warga Sano Nggoang Bahu-membahu Tambal Jalan Rusak Demi Kelancaran Ekonomi

Tribratanewsmanggaraibarat.com-​Labuan Bajo - Semangat gotong royong terpancar kuat di sepanjang jalur penghubung Werang-Paku, tepatnya di area Tuke Wae Bongko dan Tuke Haju Satar, Kecamatan Sano Nggoang, Manggarai Barat, NTT.

Pada Senin (30/3/2026), aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Sano Nggoang bersama Pemerintah Kecamatan dan warga Desa Golo Manting serta Desa Sano Nggoang turun ke jalan untuk melakukan aksi nyata perbaikan infrastruktur.

Kegiatan kerja bakti yang dimulai sejak pukul 10.00 Wita ini difokuskan pada penambalan titik-titik jalan yang berlubang dan rusak parah. Jalur ini merupakan urat nadi transportasi penting bagi warga yang hendak menuju Desa Golo Mbu maupun ke pusat pariwisata Labuan Bajo.

Kapolsek Sano Nggoang, IPDA Risbel Pandiangan, S.IP. yang hadir langsung memimpin anggotanya, menyatakan bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat dalam berkendara.

"Kami melihat kondisi jalan di Tuke Wae Bongko dan Tuke Haju Satar ini cukup membahayakan pengguna jalan jika terus dibiarkan. Oleh karena itu, hari ini Polri bersama unsur Pemerintah Kecamatan dan desa berinisiatif mengajak warga untuk bergerak bersama. Ini adalah wujud nyata sinergi kami dengan masyarakat," ujar Kapolsek Sano Nggoang di sela-sela kegiatan.

Senada dengan Kapolsek, Camat Sano Nggoang yang hadir didampingi staf dan personil Pol PP, mengapresiasi antusiasme warga yang luar biasa. Ia menekankan bahwa perbaikan swadaya ini sangat krusial untuk memperlancar mobilitas warga antar-desa.

"Jalan ini adalah akses utama warga Desa Golo Manting dan Sano Nggoang untuk memasarkan hasil bumi ke Labuan Bajo. Jika jalannya bagus, perjalanan lebih cepat dan biaya transportasi bisa ditekan. Kami berterima kasih kepada pihak Kepolisian dan kedua Kepala Desa yang telah menggerakkan warganya hari ini," tutur Camat Sano Nggoang.

Di lokasi, terlihat personil Polri bersama para kepala desa dan puluhan warga saling berbagi tugas. Ada yang mengangkut material batu, mengaduk semen, hingga meratakan tambalan di lubang-lubang jalan yang sebelumnya kerap dikeluhkan para sopir kendaraan umum dan pengendara motor.

Salah seorang warga Desa Golo Manting yang turut serta dalam kerja bakti mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran aparat yang mau terjun langsung ke lapangan.

"Senang sekali Pak Polisi dan Pak Camat mau kotor-kotoran bersama kami di sini. Kalau jalan ini sudah rata, kami tidak was-was lagi saat lewat, apalagi kalau membawa muatan berat di tanjakan Tuke Haju Satar ini," ungkap Markus dengan penuh semangat.

Berkat aksi kolaboratif ini, jalur Werang-Paku kini menjadi jauh lebih layak dan aman untuk dilalui. Aksi ini menjadi bukti bahwa keterbatasan infrastruktur bukanlah penghalang jika semangat gotong royong tetap dijaga dengan baik oleh aparat dan masyarakat.**#