Polisi Imbau Nelayan Bantu Cari Korban Tenggelamnya KM. Putri Sakinah di Labuan Bajo

Polisi Imbau Nelayan Bantu Cari Korban Tenggelamnya KM. Putri Sakinah di Labuan Bajo

Tribratanewsmanggaraibarat.com-Labuan Bajo - Upaya pencarian 3 korban kapal wisata KM. Putri Sakinah yang tenggelam di Selat Padar, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, pada Jumat (26/12/2025) lalu terus dilakukan oleh Polisi bersama Tim SAR gabungan.

Tak hanya mencari keberadaan para korban dilokasi kejadian, pihak kepolisian juga turut memberikan imbauan kepada nelayan yang sering melaut di sekitar Perairan Taman Nasional Komodo (TNK) terkait insiden tenggelamnya KM. Putri Sakinah.

Terpantau, petugas Kepolisian menyambangi salah satu kapal nelayan untuk memberikan informasi terkini soal proses pencarian korban.

"Masih ada penumpang yang belum ditemukan. Kami minta bantuan para nelayan, bila menjumpai korban atau muatan terapung, segera beri pertolongan dan laporkan ke kapal patroli terdekat," ujar Kapolres Mabar, AKBP Christian Kadang, S.I.K. dalam keterangannya, Rabu (31/12/2025) siang.

Selain memberikan informasi terkait pencarian korban KM. Putri Sakinah, petugas kepolisian juga mengimbau para nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan saat melaut.

Setiap kapal atau perahu diminta untuk melengkapi diri dengan peralatan keselamatan dasar seperti pelampung (life jacket), alat komunikasi darurat (HT/ponsel), senter, serta logistik cadangan.

"Kami mengingatkan seluruh nelayan agar tidak mengabaikan keselamatan saat berlayar. Pastikan setiap kapal membawa pelampung yang cukup untuk semua awak, serta segera kembali ke daratan jika cuaca memburuk," ungkapnya.

Imbauan ini penting mengingat cuaca di Perairan Taman Nasional Komodo tidak menentu serta masih berlangsungnya operasi pencarian dan penyelamatan (SAR).

"Kami berharap, dengan kesiapsiagaan dan kepatuhan terhadap standar keselamatan, resiko kecelakaan laut dapat diminimalisir," tutur Ajun komisaris besar polisi itu.

AKBP Christian juga mengatakan bahwa upaya ini dilakukan sebagai bagian dari dukungan terhadap operasi SAR yang terus dilakukan sejak kecelakaan laut tragis itu terjadi.

"Kami mendukung penuh dan akan menggunakan segala upaya maupun potensi yang ada agar membantu misi kemanusiaan dalam tragedi ini," tuturnya.

Selain itu, pihak Kepolisian juga mengajak seluruh elemen masyarakat pesisir untuk turut berperan aktif dalam upaya penyelamatan dan pelaporan jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban atau puing kapal.

"Kami berharap solidaritas dan kepedulian seluruh pihak, khususnya nelayan di sekitar Perairan TNK, dapat menjadi kekuatan tambahan dalam pencarian korban. Setiap informasi dari warga sangat berarti bagi keluarga korban dan tim SAR di lapangan," ucap Kapolres Mabar.

Diketahui, kapal wisata bernama Putri Sakinah dengan tipe Kapal Motor (KM) yang berukuran 27 Gross Tonnage (GT) itu mengangkut sebanyak 11 orang penumpang, terdiri dari 6 wisatawan asing asal Spanyol, satu pemandu wisata dan 4 anak buah kapal (ABK) termasuk Kapten kapal.

KM. Putri Sakinah tenggelam saat berlayar dari Pulau Kambing menuju Pulau Komodo, tepatnya di Selat Padar. Cuaca buruk disertai gelombang tinggi menjadi penyebab utama tenggelamnya kapal naas tersebut.

Kapal naas itu tenggelam di sebelah barat Pulau Flores pada titik koordinat 08°36'35.26"S - 119°36'42.84"E atau 23 Nautical Mile (Mil Laut) arah Barat dari Pelabuhan Marina Waterfront Labuan Bajo.**#