Perkuat Citra Positif Indonesia, Sinergi TNI-Polri & Dubes Inggris Jamin Keamanan Wisatawan Dunia di Labuan Bajo
Tribratanewsmanggaraibarat.com-Labuan Bajo - Jajaran Polres Manggarai Barat bersama pimpinan TNI setempat menerima kunjungan kerja dan audiensi dari perwakilan Kedutaan Besar Britania Raya (British Embassy) Jakarta di Mako Polres Manggarai Barat, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Jumat (14/8/2026) pagi.
Pertemuan strategis ini digelar untuk memperkokoh koordinasi pengamanan, keselamatan, dan perlindungan hukum bagi warga negara asing (WNA)—khususnya wisatawan asal Britania Raya—di kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Labuan Bajo.
Delegasi Kedutaan Besar Inggris dipimpin langsung oleh HM Consul (Konsul Yang Mulia Britania Raya) untuk Indonesia, Ms. Charlotte Whitaker. Kedatangannya disambut oleh Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang, S.I.K., Komandan Lanal Labuan Bajo Letkol Laut (P) Aan Harminanto, P.Sc.(i), Komandan Kodim 1630/Manggarai Barat Letkol Inf. Budiman Manurung, S.E., M.I.P., serta Kasat Pamobvit Polres Manggarai Barat IPTU I Komang Agus Budiawan, S.E.
Soroti Penipuan Travel hingga Keselamatan Pelayaran
Dalam sesi audiensi yang berlangsung pukul 09.00 hingga 10.00 Wita tersebut, isu keselamatan dan perlindungan wisatawan asing menjadi topik utama pembahasan.
Konsul Kedubes Inggris, Ms. Charlotte Whitaker, mengapresiasi keindahan alam Labuan Bajo yang kian diminati warga Inggris, namun sekaligus menyampaikan perhatian mendalam terkait beberapa potensi risiko yang dihadapi para pelancong.
"Labuan Bajo merupakan salah satu destinasi impian warga Britania Raya saat berkunjung ke Indonesia. Oleh karena itu, keselamatan dan kepastian hukum bagi warga negara kami menjadi prioritas utama. Kami sangat mengapresiasi respons cepat jajaran kepolisian dan aparat keamanan lokal selama ini," ujar Ms. Charlotte Whitaker dalam forum diskusi.
Beberapa poin kritis yang dibahas secara intensif meliputi maraknya aksi penipuan oleh oknum penyedia jasa perjalanan (travel agent) bodong, keterbatasan pemandu berlisensi, hingga risiko kecelakaan pelayaran di perairan Taman Nasional Komodo.
"Kami berdiskusi mengenai penanganan kasus travel fiktif yang kerap merugikan turis asing, kesiapan sarana keselamatan pelayaran seperti life jacket, hingga hambatan komunikasi akibat kendala bahasa antara kru kapal dan wisatawan," tambah Charlotte.
Penindakan Hukum Tanpa Kompromi dan Mediasi Cepat
Menanggapi berbagai catatan tersebut, Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang, S.I.K. tegas menyatakan bahwa pihak kepolisian tidak memberikan ruang sedikit pun bagi pelaku kejahatan yang merusak reputasi pariwisata Indonesia.
"Polres Manggarai Barat berkomitmen penuh menjamin keamanan seluruh wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Terhadap oknum agen travel bodong atau calo nakal yang merugikan wisatawan, kami pastikan tindakan hukum tegas tanpa kompromi," pungkas AKBP Christian.
Ia membeberkan bahwa jajaran Satuan Pengamanan Objek Vital (Sat Pamobvit) dan Satuan Reserse Kriminal terus mengoptimalkan penanganan laporan serta pendampingan langsung bagi turis asing yang mengalami masalah.
"Baru-baru ini personel kami bergerak cepat memproses laporan pidana penipuan paket liveaboard, sekaligus memfasilitasi pendampingan bahasa bagi para korban. Selain tindakan represif, kami juga mengedepankan mediasi cepat (restorative justice) jika dimungkinkan, seperti keberhasilan mengembalikan dana full refund sebesar Rp14 juta bagi empat turis asal Spanyol dan Kolombia yang telantar akibat pembatalan sepihak," terang Kapolres Mabar.
Di samping kasus penipuan, Polres Manggarai Barat melalui Satpolairud juga rutin menggelar pemeriksaan maraton terhadap armada kapal wisata guna menguji kelaikan laut serta menindak nakhoda dan pengelola kapal yang mengabaikan standar Prosedur Operasional Standar (SOP) keselamatan.
"Pemeriksaan kapal wisata kami lakukan secara berkala untuk memastikan kelayakan armada, kelengkapan surat izin, dan fasilitas keselamatan di atas kapal. Kami ingin memastikan standar keselamatan pelayaran benar-benar diterapkan dengan baik," paparnya.
Sinergitas TNI-Polri Jamin Keamanan Jalur Laut dan Darat
Dukungan penuh terhadap jaminan keamanan pariwisata bahari turut disampaikan oleh unsur TNI yang hadir. Komandan Lanal Labuan Bajo, Letkol Laut (P) Aan Harminanto, P.Sc.(i) menekankan pentingnya patroli bersama dan pengawasan ketat terhadap lalu lintas pelayaran wisata.
"Wilayah perairan Labuan Bajo memiliki karakter cuaca dan arus yang dinamis. Sinergi antara TNI Angkatan Laut, Polairud, dan pihak otoritas pelabuhan terus kami perkuat untuk memastikan seluruh kapal wisata mematuhi regulasi keselamatan dan prakiraan cuaca dari BMKG sebelum berlayar," tegas Letkol Laut (P) Aan Harminanto.
Senada dengan hal tersebut, Komandan Kodim 1630/Manggarai Barat, Letkol Inf. Budiman Manurung, S.E., M.I.P. mengimbau seluruh pihak pengelola industri pariwisata lokal untuk senantiasa menjaga keharmonisan dan ketertiban wilayah.
"Keamanan destinasi wisata adalah tanggung jawab bersama. Kami mengimbau para wisatawan untuk selalu menggunakan operator resmi terdaftar, serta mengajak masyarakat lokal untuk bersama-sama menjaga citra positif Labuan Bajo di mata dunia," kata Letkol Inf. Budiman Manurung.
Akses Komunikasi Darurat Resmi
Pertemuan audiensi ini ditutup dengan komitmen bersama untuk membangun saluran komunikasi langsung (emergency hotline) antara Polres Manggarai Barat, Lanal Labuan Bajo, Kodim 1630/Manggarai Barat dan pihak Kedutaan Besar Inggris.
Saluran cepat ini disiapkan guna mempercepat koordinasi konsuler jika terdapat warga negara Britania Raya yang menghadapi situasi darurat, kecelakaan, atau kendala hukum di wilayah Manggarai Barat.
Seluruh rangkaian kunjungan kerja berjalan lancar, aman, dan kondusif, sekaligus menegaskan kesiapan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata kelas dunia yang aman dan terpercaya.**#
Humas Polres Manggarai Barat

