Tekan Risiko Kecelakaan di Titik Buta, Satlantas Polres Mabar dan Warga Pasang Kaca Cembung
Tribratanewsmanggaraibarat.com — Labuan Bajo, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Manggarai Barat berkolaborasi dengan warga lokal memasang satu unit kaca cembung (convex mirror) di persimpangan perempatan Hotel El Nipa, Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (10/9/2026) sore.
Langkah rekayasa lalu lintas yang bersifat preventif ini ditempuh guna menekan risiko kecelakaan (laka lantas) akibat terbatasnya jarak pandang (blind spot) bagi para pengendara di titik persimpangan padat perkotaan tersebut.
Aksi lapangan ini diwarnai suasana gotong royong yang hangat. Personel kepolisian bahu-membahu bersama warga sekitar—pria maupun wanita—mulai dari menggali tanah untuk pondasi, menegakkan tiang penyangga, hingga merapikan sisa material di sekitar area persimpangan.
Menembus Titik Buta Perkotaan
Persimpangan perempatan Hotel El Nipa selama ini dikenal memiliki kerawanan konflik lalu lintas yang cukup tinggi. Kontur jalan yang melengkung serta halangan jarak pandang kerap membuat pengemudi melintas tanpa mengetahui pergerakan kendaraan dari arah berlawanan.
Kasat Lantas Polres Manggarai Barat, IPTU Nadhira Bella Shafira, S.Tr.K., menjelaskan bahwa pemetaan titik rawan tersebut merupakan hasil evaluasi berkala Unit Kamsel terhadap keselamatan pengguna jalan di wilayah perkotaan Labuan Bajo.
"Perempatan Hotel El Nipa ini memiliki titik buta (blind spot) yang cukup berisiko memicu benturan kendaraan. Oleh karena itu, kami memasang cermin tikungan luar ruangan berdiameter 80 cm dengan tiang galvanis yang kokoh agar pengendara dari kedua sisi dapat memantau pergerakan kendaraan lain lebih awal," ujar IPTU Nadhira saat dikonfirmasi pada Sabtu (12/9) pagi.
Ia menegaskan, aksi cepat di lapangan ini juga merupakan pengejawantahan dari program keselamatan berlalu lintas yang dicanangkan oleh pimpinan Polres Manggarai Barat.
"Pemasangan tersebut merupakan tindak lanjut dari program Bapak Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, S.I.K., guna meminimalkan potensi kecelakaan lalu lintas di Labuan Bajo," sambungnya.
IPTU Nadhira turut mengapresiasi tingginya partisipasi warga sekitar yang secara sukarela membantu seluruh proses pengerjaan teknis di lokasi.
"Keterlibatan masyarakat secara langsung tidak hanya mempercepat pekerjaan, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki untuk bersama-sama menjaga fasilitas keselamatan jalan ini," tutur Kasat Lantas.
Edukasi Keselamatan dan Respon Warga
Selain merampungkan pemasangan fasilitas jalan, personel Satlantas Polres Manggarai Barat membagikan 30 lembar pamflet imbauan keselamatan berkendara kepada pengemudi ojek dan para pengguna jalan yang melintas.
Petugas mengingatkan para pengendara untuk selalu memperlambat laju kendaraan saat mendekati persimpangan, memantau pantulan cermin cembung, serta tetap disiplin menggunakan helm standar SNI dan sabuk pengaman.
Inisiatif tanggap ini mendapat apresiasi positif dari masyarakat setempat yang kerap melintasi jalur tersebut. Markus (40), salah seorang warga yang tinggal di dekat persimpangan Hotel El Nipa, mengaku merasa jauh lebih tenang dengan hadirnya cermin cembung tersebut.
"Dulu kalau mau keluar atau menyeberang di perempatan ini rasanya waswas karena kendaraan dari arah samping tidak kelihatan. Sekarang dengan adanya cermin cembung ini, pengendara bisa lihat jelas. Terima kasih kepada Satlantas Polres Mabar yang sudah turun langsung dan mau bekerja bersama kami," kata Markus.
Pemantauan dan Evaluasi Berkala
Sebagai bagian dari program keberlanjutan, Unit Kamsel Satlantas Polres Manggarai Barat berkomitmen untuk melakukan pemantauan dan perawatan berkala terhadap cermin keselamatan tersebut.
"Pemasangan kaca cembung ini merupakan langkah pencegahan sejak dini, meskipun hingga kini belum ada laporan kecelakaan di persimpangan tersebut. Ke depan, kami juga akan mensurvei beberapa titik lain di Kota Labuan Bajo untuk meninjau perlunya penambahan rambu atau marka jalan," pungkas IPTU Nadhira.**#
Humas Polres Manggarai Barat

