Sinergi Kemanusiaan Polres Mabar dan IASI: Ulurkan Tangan untuk Pemulihan Warga Rangko Pasca Gempa

Sinergi Kemanusiaan Polres Mabar dan IASI: Ulurkan Tangan untuk Pemulihan Warga Rangko Pasca Gempa
Sinergi Kemanusiaan Polres Mabar dan IASI: Ulurkan Tangan untuk Pemulihan Warga Rangko Pasca Gempa
Sinergi Kemanusiaan Polres Mabar dan IASI: Ulurkan Tangan untuk Pemulihan Warga Rangko Pasca Gempa
Sinergi Kemanusiaan Polres Mabar dan IASI: Ulurkan Tangan untuk Pemulihan Warga Rangko Pasca Gempa
Sinergi Kemanusiaan Polres Mabar dan IASI: Ulurkan Tangan untuk Pemulihan Warga Rangko Pasca Gempa
Sinergi Kemanusiaan Polres Mabar dan IASI: Ulurkan Tangan untuk Pemulihan Warga Rangko Pasca Gempa
Sinergi Kemanusiaan Polres Mabar dan IASI: Ulurkan Tangan untuk Pemulihan Warga Rangko Pasca Gempa
Sinergi Kemanusiaan Polres Mabar dan IASI: Ulurkan Tangan untuk Pemulihan Warga Rangko Pasca Gempa
Sinergi Kemanusiaan Polres Mabar dan IASI: Ulurkan Tangan untuk Pemulihan Warga Rangko Pasca Gempa
Sinergi Kemanusiaan Polres Mabar dan IASI: Ulurkan Tangan untuk Pemulihan Warga Rangko Pasca Gempa
Sinergi Kemanusiaan Polres Mabar dan IASI: Ulurkan Tangan untuk Pemulihan Warga Rangko Pasca Gempa
Sinergi Kemanusiaan Polres Mabar dan IASI: Ulurkan Tangan untuk Pemulihan Warga Rangko Pasca Gempa

Tribratanewsmanggaraibarat.com — Labuan Bajo, Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat berkolaborasi dengan Ikatan Alumni Serviam Indonesia (IASI) menggelar operasi kemanusiaan terpadu di Dusun Rangko, Desa Tanjung Boleng, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Senin (21/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 14.00 WITA tersebut difokuskan pada tiga pilar penanganan pasca-bencana gempa bumi: pemulihan psikososial (trauma healing) bagi anak-anak, pelayanan kesehatan dasar, serta penyaluran bantuan logistik pangan.

Tercatat sebanyak 215 warga pengungsian mendapatkan layanan kesehatan dan pendampingan, serta 200 paket sembako berhasil didistribusikan secara merata.

Penanganan Holistik Pasca-Bencana

Penanganan dampak bencana tidak hanya berfokus pada kerusakan fisik sarana dan prasarana, melainkan menyasar pula pemulihan trauma kejiwaan (post-traumatic stress) dan potensi penurunan imunitas warga di area pengungsian.

Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, S.I.K. menjelaskan bahwa pendekatan gabungan antara pemulihan emosional dan pemeriksaan medis merupakan langkah krusial untuk mencegah timbulnya gangguan psikosomatis pada korban bencana.

"Guncangan gempa meninggalkan rasa cemas dan ketakutan mendalam, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak. Pendampingan psikososial yang ramah ini kami hadirkan untuk mengembalikan keceriaan mereka, sementara pemeriksaan medis memastikan fisik warga tetap tangguh di pengungsian," ujar AKBP Christian saat dikonfirmasi pada Selasa pagi.

Pendampingan Anak dan Pemeriksaan Tenaga Pendidik

Sektor pelayanan anak diisi dengan berbagai kegiatan edukatif, seperti permainan interaktif, bernyanyi bersama, kuis psikososial, serta pembagian suplemen dan multivitamin.

Tim gabungan Satuan Binmas, Seksi Dokkes Polres Mabar, dan relawan IASI juga memberikan sosialisasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), termasuk peragaan tata cara mencuci tangan yang benar guna mencegah penyebaran penyakit menular.

Sementara itu, pada sektor pelayanan medis dasar, tim kesehatan memberikan layanan pemeriksaan fisik umum serta konsultasi kesehatan gratis. Perhatian khusus juga diberikan kepada para tenaga pendidik (guru) dan warga lanjut usia melalui pemeriksaan tekanan darah (tensi) serta skrining Gula Darah Sewaktu (GDS).

"Pemeriksaan kesehatan bagi para guru di pengungsian sangat penting untuk memastikan stamina dan kondisi fisik mereka tetap terjaga. Dengannya, proses belajar-mengajar anak-anak pasca-bencana dapat segera berlanjut secara optimal," tambah Kapolres Mabar.

Wujud Semangat Pengabdian dan Sinergi Civil-Society

Perwakilan Tim Relawan dan Pelayanan Medis Ikatan Alumni Serviam Indonesia (IASI), Suster Pia Yustina Sutini, OSU menyampaikan bahwa keterlibatan mereka didasari oleh semangat pengabdian sosial lintas generasi.

"Filosofi kami adalah Serviam yang berarti 'Aku Mengabdi'. Sinergi bersama Polres Manggarai Barat ini merupakan wujud kepedulian nyata untuk hadir langsung di tengah masyarakat yang sedang mengalami masa-masa sulit pasca-bencana," ungkap Sr. Tini, perwakilan IASI di Dusun Rangko.

Ia berharap penyaluran 200 paket sembako serta penyediaan posko kesehatan gratis ini dapat menguatkan ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat selama masa transisi pemulihan sosial (social recovery).

"Semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat selama masa pemulihan pascagempa Flores. Hal ini merupakan wujud kepedulian kami untuk terus memberikan pelayanan serta dukungan terbaik," tuturnya.

Apresiasi Pemerintah Desa

Kepala Desa Tanjung Boleng, Saharudin, menyampaikan apresiasi atas respons cepat dan perhatian komprehensif yang diberikan oleh jajaran kepolisian dan relawan IASI.

"Atas nama seluruh warga Dusun Rangko, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Polres Manggarai Barat dan IASI. Kehadiran tim tidak hanya membawa bantuan pangan dan obat-obatan, tetapi juga mengembalikan senyum anak-anak kami yang sempat trauma akibat guncangan gempa," kata Saharudin.

Seluruh rangkaian kegiatan bakti sosial kemanusiaan tersebut berlangsung aman, tertib, dan kondusif, serta menjadi pijakan penting dalam mempercepat pemulihan kehidupan bermasyarakat di Desa Tanjung Boleng.**#