Menjelang Idul Fitri 1447 H, Satgas Pangan Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo
Tribratanewsmanggaraibarat.com-Labuan Bajo – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Nasional menggelar inspeksi mendadak (sidak) besar-besaran di sejumlah titik vital distribusi pangan di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Sabtu (7/3/2026) siang.
Langkah preventif ini dilakukan guna memelototi stabilitas harga dan menjamin ketersediaan bahan pangan pokok (sembako) tetap terjaga menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Tim gabungan yang terjun ke lapangan terdiri dari Badan Pangan Nasional (Bapanas), Satreskrim Polres Manggarai Barat, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perdagangan, serta Perum Bulog Labuan Bajo. Operasi ini menyasar rantai pasok dari tingkat pasar rakyat hingga distributor besar.
"Hari ini, operasi tersebut menyisir tiga lokasi utama yakni Pasar Rakyat Batu Cermin, Gudang Bulog, dan Distributor Daging Ntala Artah Boga," ujar Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat, AKP Lufthi Darmawan Aditya, S.T.K., S.I.K., M.H., saat ditemui di lokasi sidak.
Pantauan Pasar: Cabai Rawit Melambung, Beras Stabil
Di Pasar Rakyat Batu Cermin, tim menemukan mayoritas harga komoditas masih berada dalam batas kewajaran, meski fluktuasi mulai terasa pada komoditas hortikultura. Beras SPHP (Bulog) terpantau dijual stabil di angka Rp 13.000/kg, sementara beras jenis premium mencapai Rp 15.000/kg.
Kondisi berbeda terlihat pada komoditas bumbu dapur. Bawang merah dan bawang putih dibanderol Rp 40.000/kg. Namun, lonjakan signifikan ditemukan pada harga cabai rawit yang menembus angka Rp 75.000/kg. Hal ini disinyalir akibat tingginya ketergantungan pasokan dari luar daerah.
"Guna menjaga ketersediaan di pasar, pasokan bawang dan cabai saat ini didatangkan dari Bima dan Sulawesi. Ketergantungan pada pasokan luar daerah ini menyebabkan harga cenderung mengalami kenaikan," jelas AKP Lufthi.
Riki Umbu (45), salah satu pedagang di Pasar Batu Cermin, mengamini kondisi tersebut. Menurutnya, meskipun ada kenaikan pada beberapa barang, minat beli masyarakat masih terjaga karena stok yang tersedia.
"Untuk beras sejauh ini masih stabil, belum ada lonjakan yang bikin pembeli kaget," ungkapnya.
Bulog Jamin Ketahanan Pangan hingga Pasca-Lebaran
Beralih ke sektor ketahanan pangan, Perum Bulog Labuan Bajo memberikan sinyal positif. Cadangan pangan dipastikan dalam posisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga usai lebaran. Saat ini, tersedia stok beras sebanyak 456 ton, yang mencakup 110 ton hasil penyerapan beras lokal Manggarai.
Selain beras, stok minyak goreng (Minyakita) juga melimpah hingga 90.000 liter dengan harga eceran Rp 14.500 per liter.
"Stok beras dan minyak goreng kami pastikan tercukupi bahkan sampai selesai perayaan Idul Fitri nanti. Masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan," tegas AKP Lufthi dengan nada optimis di sela-sela pengecekan gudang.
*Peringatan Keras bagi Spekulan*
Tak hanya kebutuhan pokok harian, Satgas Pangan juga menaruh perhatian pada kualitas dan harga daging di distributor Ntala Artah Boga. Daging sapi impor asal Australia terpantau dijual di kisaran Rp 120.000/kg guna memenuhi kebutuhan pasar hotel, restoran, dan kafe (Horeka) di destinasi wisata super prioritas ini.
Secara keseluruhan, AKP Lufthi menyebut bahwa ketersediaan barang pokok (bapokting) di Labuan Bajo masih berada pada level aman, meski ada kenaikan harga yang bervariasi.
"Berdasarkan hasil sidak, sampai saat ini untuk ketersediaan atau stok bapokting mencukupi. Harga juga masih relatif stabil walaupun ada kenaikan yang bervariatif," sebutnya.
Kendati demikian, pihak kepolisian memberikan peringatan keras kepada para pelaku usaha agar tidak melakukan praktik price gouging atau menaikkan harga secara tidak wajar di tengah momentum hari raya.
"Kami mengingatkan kepada seluruh pedagang dan distributor agar tidak mencoba-coba menaikkan harga di atas HET (Harga Eceran Tertinggi). Jika ditemukan pelanggaran atau penimbunan yang merugikan masyarakat, kami tidak segan-segan melakukan tindakan hukum sesuai undang-undang yang berlaku," pungkas Kasat Reskrim.
Diharapkan dengan pengecekan rutin ini, warga Labuan Bajo dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan tenang tanpa dibayangi kecemasan akan kelangkaan pangan maupun harga yang tak terjangkau.**#
Humas Polres Manggarai Barat

