Tuntas Mengawal Labuan Bajo: Kompol Wayan Dilepas dengan Tradisi Pedang Pora
Tribratanewsmanggaraibarat.com-Labuan Bajo - Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Lapangan Apel Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Manggarai Barat pada Jumat (3/7/2026) pagi.
Institusi Polri di ujung barat Pulau Flores ini menggelar upacara dan tradisi Pedang Pora untuk melepas salah satu perwira terbaiknya, Komisaris Polisi (Kompol) I Wayan Merta, S.H., yang resmi memasuki masa purna bakti.
Momen pelepasan ini terasa kian istimewa dan bersejarah. Pasalnya, masa pensiun pria berusia 58 tahun ini jatuh tepat pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 1 Juli 2026 lalu.
Upacara pelepasan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, S.I.K., tersebut menjadi simbol penghormatan tertinggi atas loyalitas dan dedikasi tanpa batas yang ditunjukkan Kompol I Wayan selama 36 tahun mengabdi di korps kepolisian.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Waka Polres Manggarai Barat Kompol Martinus Pake, S.H., M.H., Ketua Bhayangkari Cabang Manggarai Barat Ny. Keken Kadang, jajaran Pejabat Utama (PJU), personel Bintara, ASN, serta pengurus Bhayangkari setempat.
Pengabdian Paripurna dengan Catatan Bersih
Dalam momen pamitannya yang penuh haru, Kompol I Wayan Merta yang didampingi sang istri menyampaikan rasa syukur yang mendalam karena dapat menyelesaikan masa dinasnya dengan rekam jejak yang bersih.
"Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolres dan Ibu Ketua Bhayangkari atas segala bimbingan, arahan, dan kepemimpinannya selama ini. Merupakan sebuah kebanggaan luar biasa bagi saya dapat menuntaskan amanah pengabdian di institusi Polri tercinta ini dalam keadaan sehat dan dengan catatan zero accident serta zero violation," ujar Kompol Wayan dengan nada bergetar menahan haru.
Ia menyadari bahwa sebagai manusia biasa, tugas kedinasan selama puluhan tahun tidak pernah luput dari kekhilafan.
"Kami sekeluarga memohon maaf yang setulus-tulusnya atas segala tutur kata maupun tindakan yang kurang berkenan selama saya bertugas di Polres Manggarai Barat. Kendati secara kedinasan masa bakti saya telah berakhir, kami berharap tali silaturahmi dan kekeluargaan yang telah erat terjalin ini tidak akan pernah terputus," tambahnya.
Meskipun seragam dinas tidak lagi melekat di tubuhnya, jiwa seorang Bhayangkara dipastikan tetap mengalir dalam nadinya. Kompol I Wayan menegaskan komitmennya untuk tetap menjadi teladan di tengah-tengah masyarakat.
"Saya mengakhiri pengabdian sebagai anggota Polri, tetapi jiwa kepolisian akan tetap melekat dalam diri saya sampai kapan pun. Di mana pun kita berada, kita tetap harus menjaga nama baik institusi. Walaupun sudah pensiun, masyarakat tetap melihat kami sebagai bagian dari Polri. Karena itu saya akan terus menjaga sikap, menjaga nama baik, dan berusaha memberikan contoh yang baik di tengah masyarakat," tegasnya.
Rekam Jejak Tiga Dekade di Tanah Flores
Perjalanan karier Kompol I Wayan Merta di Korps Bhayangkara membentang sepanjang lebih dari tiga dekade. Dedikasinya di daratan Flores bermula ketika ia pertama kali ditempatkan di wilayah hukum Polres Manggarai pada tahun 2001. Sejak saat itu, ia terus dipercaya mengemban berbagai posisi strategis seiring terbentuknya Polres Manggarai Barat di Labuan Bajo.
Tercatat, ia pernah menjabat sebagai Kepala Seksi Profesi dan Pengamanan (Kasi Propam), sebelum kemudian dipercaya memimpin wilayah sebagai Kapolsek Lembor. Dedikasinya membawa ia kembali ke Mapolres sebagai Kepala Seksi Hukum (Kasikum), hingga akhirnya dipercaya menjadi Kapolsek Sano Nggoang.
Karier kepemimpinannya terus menanjak saat ia didapuk kembali menjadi Kasikum, sebelum akhirnya mencatatkan sejarah sebagai Kepala Satuan Polisi Air dan Udara (Kasat Polair) pertama saat satuan tersebut resmi dibentuk di Polres Manggarai Barat.
Berbekal rekam jejak operasional yang matang, posisi terakhir yang diembannya hingga akhir masa bakti adalah Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops)—sebuah motor penggerak utama pengamanan di destinasi pariwisata super prioritas Labuan Bajo.
"Tugas di mana pun sebenarnya sama. Itu adalah pilihan negara dan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Saya bersyukur dapat menuntaskan tugas sampai masa pensiun dalam keadaan sehat walafiat di usia 58 tahun. Itu adalah anugerah yang luar biasa bagi saya dan keluarga," kenang Wayan mengenai perjalanan panjangnya.
Teladan dan Apresiasi dari Pimpinan
Rekan-rekan sejawat mengenal Kompol I Wayan Merta sebagai sosok perwira yang tegas, disiplin, namun sangat dekat dengan anggotanya. Karakter inilah yang membuat Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang, S.I.K. menaruh rasa hormat yang tinggi terhadap sang perwira.
Sebagai bentuk apresiasi tulus, AKBP Christian Kadang, S.I.K. menyerahkan cinderamata khusus serta melakukan pengalungan bunga kepada Kompol I Wayan Merta. Langkah ini diikuti dengan penyerahan cinderamata oleh Ketua Bhayangkari Cabang Manggarai Barat kepada istri purnawirawan yang setia mendampingi sang suami selama bertugas.
"Kami keluarga besar Polres Manggarai Barat mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas pengabdian, loyalitas, dan dedikasi yang telah ditunjukkan oleh Kompol I Wayan Merta. Beliau telah memberikan teladan yang luar biasa bagi kita semua, terutama bagaimana menyelesaikan tugas dengan integritas tinggi hingga akhir masa dinas," tutur AKBP Christian dalam sambutannya.
Kapolres Mabar juga menambahkan bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari dedikasi, melainkan ruang baru untuk memperluas kebermanfaatan.
"Semoga masa pensiun ini dijalani dengan penuh kebahagiaan dan kesehatan bersama keluarga. Kontribusi beliau kini dinanti langsung oleh masyarakat luas," lanjutnya.
Sebelum melangkah pergi, Kompol I Wayan Merta menitipkan pesan mendalam bagi para yunior dan seluruh personel yang masih aktif bertugas di Polres Manggarai Barat.
“Saya berpesan kepada seluruh rekan-rekan yang masih aktif, laksanakan tugas sesuai fungsi masing-masing, patuhi perintah pimpinan, hindari segala bentuk pelanggaran, dan selalu bekerja dengan penuh tanggung jawab. Dengan begitu kita dapat menyelesaikan masa pengabdian dengan baik, tanpa cacat dan tanpa persoalan yang mencoreng institusi,” pesannya dengan lugas.
Langkah Terakhir Melewati Gerbang Pora
Puncak upacara pelepasan ini ditandai dengan prosesi tradisi Pedang Pora. Dengan langkah perlahan namun mantap, Kompol I Wayan Merta bersama istri berjalan melewati barisan perwira yang membentuk gerbang pora dengan pedang yang terhunus di atas mereka. Prosesi ini diikuti secara langsung oleh Kapolres Manggarai Barat beserta Ibu Ketua Bhayangkari di belakang mereka, memberikan pengawalan kehormatan terakhir.
Tradisi simbolis ini menjadi lambang penghormatan terakhir sekaligus doa restu dari seluruh rekan sejawat agar sang perwira purna bakti senantiasa sukses, bahagia, dan dalam lindungan Tuhan saat menapaki kehidupan barunya sebagai warga sipil.
Seluruh rangkaian upacara yang berlangsung khidmat dari pukul 09.00 hingga 09.40 Wita tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Momentum penuh rasa kekeluargaan ini diakhiri dengan prosesi pengantaran Kompol I Wayan Merta beserta keluarga menuju kediaman pribadi secara bersama-sama oleh jajaran personel Polres Manggarai Barat. Sebuah kepulangan yang terhormat bagi seorang Bhayangkara sejati yang telah tuntas menunaikan baktinya.
"Pengabdian sebagai anggota Polri memang sudah selesai, tetapi pengabdian kepada masyarakat tidak akan pernah berhenti. Saya berharap Polri semakin profesional, semakin dicintai masyarakat, dan terus menjadi institusi yang mampu memberikan rasa aman serta keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia," tutup Kompol Wayan mengakhiri langkahnya di gerbang Mapolres Manggarai Barat.**#
Humas Polres Manggarai Barat

