Hujan Dini Hari Picu Longsor di Desa Pangga, Polisi Gerak Cepat Bersihkan Material Longsor

Hujan Dini Hari Picu Longsor di Desa Pangga, Polisi Gerak Cepat Bersihkan Material Longsor

Tribratanewsmanggaraibarat.com-Labuan Bajo - Musibah tanah longsor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Manggarai Barat. Sebuah tembok penahan tanah milik warga di Desa Pangga, Kecamatan Kuwus, roboh setelah diguyur hujan, Kamis (22/1/2026) dini hari.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 03.00 Wita ini sempat mengganggu arus lalu lintas akibat material longsor yang menutupi badan jalan.

Tembok penahan sepanjang beberapa meter tersebut diketahui milik Bapak Serilius Sudarso (40), seorang pengusaha yang berdomisili di Kampung Lambur.

"Letaknya yang berada tepat di pertigaan jalan utama Desa Pangga membuat reruntuhan material langsung meluap ke sebagian ruas jalan raya, sehingga membahayakan para pengguna jalan yang melintas di pagi buta," kata Kapolsek Kuwus, IPTU Arsilinus Lentar.

Respon Cepat Polisi dan Warga

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Segera setelah menerima informasi, pihak kepolisian langsung bergerak cepat menuju lokasi.

Terlihat jajaran Polsek Kuwus, Polres Manggarai Barat bersama Pemerintah Desa Pangga melakukan penanganan darurat di tempat kejadian perkara (TKP).

"Kami bergerak bersama warga dan pemilik rumah untuk segera mengamankan lokasi. Fokus utama adalah memastikan keselamatan warga dan memulihkan akses jalan agar aktivitas ekonomi tidak terganggu," ujarnya.

Langkah Antisipasi Longsor Susulan

Sebagai langkah mitigasi jangka pendek, petugas kepolisian bersama pemilik rumah memasang terpal plastik di area tanah yang tersingkap akibat longsor.

"Langkah ini diambil guna melindungi struktur tanah dari guyuran air hujan lebih lanjut yang berpotensi memicu longsor susulan," tutur Kapolsek Kuwus.

Selain itu, tim gabungan juga bergotong-royong membersihkan material batu dan tanah yang sempat menutupi sebagian badan jalan. Saat ini, arus lalu lintas di pertigaan Lambur sudah kembali bisa dilalui.

"Ini juga demi keselamatan masyarakat. Jangan sampai pengendara motor atau kendaraan masyarakat slip dan jatuh akibat material longsor tersebut," jelasnya.

Selain itu, pihak kepolisian juga mengimbau warga yang tinggal di daerah lereng untuk tetap waspada, mengingat intensitas hujan yang masih fluktuatif di wilayah Manggarai Barat khususnya di Kecamatan Kuwus.

"Kami terus mengimbau warga untuk berhati-hati saat melintasi jalur-jalur yang rawan longsor, terutama saat curah hujan kembali meningkat," ungkap Inspektur polisi satu itu.**#