Aksi Cepat Anggota Polres Mabar Bersihkan Pohon Tumbang dengan Alat Seadanya
Tribratanewsmanggaraibarat.com-Labuan Bajo - Di bawah guyuran hujan lebat yang menyapu pandangan, sebuah pemandangan mengharukan sekaligus membanggakan terekam di Jalan Pisang Susu tepatnya di depan Kantor Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, NTT, Selasa (13/1/2026) kemarin.
Beberapa anggota kepolisian dari Satuan Lalulintas Polres Manggarai Barat, Polda NTT, dengan seragam yang sudah basah kuyup, tampak berjibaku melawan waktu dan cuaca demi membuka akses jalan yang lumpuh total akibat pohon tumbang.
Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Labuan Bajo, Manggarai Barat sejak seminggu terakhir menyebabkan sebuah pohon peneduh jalan tumbang melintang di tengah badan jalan.
Akibatnya, arus lalu lintas dari arah Pasar Baru menuju Gang Pengadilan terhenti total. Melihat kejadian itu, petugas kepolisian yang saat itu sedang berpatroli langsung turun dari kendaraannya.
Bermodalkan sebuah parang tua yang mereka pinjam dari warga sekitar, petugas kepolisian mulai mencacah batang-batang pohon yang menghalangi jalan.
"Kemarin, arus lalu lintas di lokasi kejadian benar-benar terputus. Masyarakat banyak yang terjebak di tengah hujan. Kalau menunggu mesin gergaji datang, membutuhkan waktu. Jadi, apa yang ada di tangan, itu yang kami gunakan," kata Kasat Lantas Polres Mabar, AKP I Made Supartha Purnama, S.Sos. dalam keterangannya, Rabu (14/1) pagi.
Dengan napas yang terengah-engah, mereka memotong dahan demi dahan. Ayunan parangnya yang mantap perlahan-lahan merapikan ranting-ranting besar yang menjuntai.
Beberapa warga yang awalnya hanya menonton, akhirnya tergerak untuk ikut membantu menggeser potongan kayu ke pinggir jalan.
Meskipun hanya menggunakan alat seadanya, dedikasi petugas ini membuahkan hasil. Dalam waktu kurang dari enam puluh menit, jalur kecil itu berhasil dibuka sehingga kendaraan roda dua dan roda empat bisa melintas.
"Batang pohon tumbang tidak hanya menutup jalur lalu lintas, tetapi juga menimpa kabel Internet. Upaya pembersihan berlangsung sekitar 1 jam hingga akhirnya berhasil disingkirkan sepenuhnya dan arus lalu lintas di jalan itu pun kembali berjalan normal," tuturnya.
Dirinya pun menyebut aksi tersebut merupakan bentuk responsif terhadap informasi atau pengaduan dari masyarakat melalui jejaring media sosial.
"Kami menerima laporan dari masyarakat terkait pohon tumbang yang melintang di tengah jalan raya.
Karena dikhawatirkan bisa membahayakan pengguna jalan sehingga kita segera evakuasi pohon itu dari badan jalan," sebut AKP Parta.
Aksi sigap ini menuai pujian dari para pengguna jalan yang sering melewati jalan tersebut.
"Luar biasa pak polisi itu. Hujan deras begini, dia tidak pakai jas hujan, langsung tebas dahan pakai parang supaya kami bisa lewat. Benar-benar melayani masyarakat," ujar Frans salah satu pengemudi sepeda motor.
Namun demikian, cuaca ekstrem yang masih terjadi di wilayah Manggarai Barat hingga saat ini, membuat warga atau pengendara diimbau untuk selalu waspada apabila melintasi jalur rawan bencana alam.
Jika terjadi hujan lebat, disarankan agar menepi terlebih dahulu agar terhindar dari tanah longsor dan pohon tumbang.
"Dikarenakan curah hujan yang meningkat di sertai angin yang kencang kerap terjadi bencana alam seperti banjir, longsor ataupun pohon tumbang. Maka dari itu, kami mengimbau agar masyarakat tetap tingkatkan kewaspadaan terhadap situasi di sekitar," ungkap Kasat Lantas.
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa di balik seragam cokelat tersebut, ada semangat pengabdian yang tak luntur meski diterjang badai.**#
Humas Polres Manggarai Barat

