Kecelakaan di Jalur Wate: Polisi Evakuasi Penumpang Travel Terios yang Masuk Jurang

Kecelakaan di Jalur Wate: Polisi Evakuasi Penumpang Travel Terios yang Masuk Jurang
Kecelakaan di Jalur Wate: Polisi Evakuasi Penumpang Travel Terios yang Masuk Jurang
Kecelakaan di Jalur Wate: Polisi Evakuasi Penumpang Travel Terios yang Masuk Jurang

Tribratanewsmanggaraibarat.com – Labuan Bajo, Sebuah kecelakaan tunggal menimpa satu unit mobil travel jenis Toyota Terios berwarna hitam dengan nomor polisi EB 1275 GC di Pendakian Wate, Desa Golo Ketak, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 07.30 Wita.

Mobil yang dikemudikan oleh Fransiskus Sukadana (22) tersebut terperosok ke dalam jurang setelah gagal menanjak di kondisi jalan yang rusak parah. Insiden ini mengakibatkan kepanikan luar biasa, terlebih salah satu korban diketahui tengah dalam kondisi hamil tua.

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula saat kendaraan melaju dari arah Nanga Terang menuju Labuan Bajo dengan mengangkut dua orang penumpang, yakni Erna Diana Rahma (39), seorang bidan, dan Kristina D.K. Jebarus (25).

‎Setibanya di lokasi kejadian yang dikenal sebagai jalur pendakian terjal dengan kondisi aspal berlubang, mobil tersebut kehilangan tenaga. Lantaran kondisi jalan yang rusak, mobil tiba-tiba bergerak mundur tanpa kendali.

‎"Mobil tidak kuat menanjak karena jalan rusak di Pendakian Wate. Saat lari mundur, sopir tidak bisa membanting setir ke kiri karena banyak travel lain yang sedang mengantri di sebelah kanan. Akhirnya mobil masuk ke jurang," ujar Kanit Gakkum Lantas Polres Mabar, IPDA Bayu Wicahya Soekarno, S.H., Senin (27/4) malam.

Diduga kuat, rem tangan kendaraan tersebut tidak berfungsi optimal saat mobil mulai kehilangan kendali di tanjakan ekstrem tersebut.

‎"Kecelakaan tersebut diduga disebabkan oleh kombinasi beberapa faktor, yakni kelalaian pengemudi, kondisi jalan yang rusak, kegagalan kendaraan saat menanjak, serta rem tangan yang tidak berfungsi dengan baik," ungkapnya.

Kondisi Korban

Akibat kecelakaan ini, kedua penumpang mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Pratama Komodo untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Kondisi Erna Diana Rahma yang sedang hamil tua menjadi perhatian utama petugas medis di lapangan.

‎"Sementara itu, pengemudi, Fransiskus Sukadana, dilaporkan selamat dan saat ini telah telah diamankan di Polsubsektor Boleng untuk dimintai keterangan lebih lanjut," tutur Kanit Gakkum.

Tindakan Kepolisian

IPDA Bayu menyampaikan bahwa pihak Satlantas Polres Manggarai Barat yang tiba di lokasi sekitar pukul 08.20 Wita langsung melakukan langkah-langkah darurat.

‎"Kami telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Anggota juga sudah dikerahkan ke rumah sakit untuk mengecek kondisi terkini para korban," paparnya.

Hingga kini, petugas masih berupaya mengevakuasi kendaraan tersebut karena letaknya yang sulit dijangkau di dasar jurang. Adapun kerugian materiil akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp 6 juta.

‎"Kondisi medan yang sangat sulit menghambat proses evakuasi kendaraan. Saat ini, kami sedang mengupayakan bantuan alat berat untuk menangani kendala tersebut," sebut IPDA Bayu.

Warga dan pengguna jalan diimbau untuk lebih waspada saat melintasi jalur Pendakian Wate, mengingat kondisi jalan yang rusak dan tanjakan yang cukup terjal seringkali memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas.

‎"Mengingat medan yang menantang dan kondisi jalan yang buruk, faktor keselamatan harus menjadi prioritas utama. Pastikan untuk selalu melakukan pengecekan kelaikan kendaraan secara rutin," imbaunya.**#