Jelang Hari Bhayangkara Ke-77, Polisi Bedah Rumah Warga Korban Banjir di Labuan Bajo

Jelang Hari Bhayangkara Ke-77, Polisi Bedah Rumah Warga Korban Banjir di Labuan Bajo

Tribratanewsmanggaraibarat.com-Labuan Bajo, Hujan deras yang mengguyur wilayah Manggarai Barat khususnya di kota Labuan Bajo beberapa waktu lalu tepatnya pada 04 April 2023, mengakibatkan beberapa rumah warga ambruk akibat diterjang banjir dari luapan sungai air kemiri. Rusaknya rumah warga itu, mendorong Kapolres Manggarai Barat, AKBP Ari Satmoko, S.H., S.I.K., M.M. mendatangi rumah salah satu korban bencana banjir di Gang Perikanan, RT/RW : 03/02, Dusun 1, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, NTT.

Orang nomor satu di Polres Manggarai Barat itu mendatangi rumah Siti Fatimah yang rumahnya mengalami rusak berat akibat bencana alam banjir tersebut. Kunjungan itu didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Manggarai Barat, Ny. Iing Ari Satmoko, S.An., M.M., Purnawirawan Polri AKBP (Purn) Lorens Edward Hello selaku Tokoh Masyarakat setempat, Kabag SDM AKP Hajairin, Kasat Reskrim AKP Ridwan, S.H., Kasat Lantas IPTU Royke Weridity, Kasat Intelkam IPTU Markus R. Wangge, Kasi Propam IPDA Nyoman Budiarta serta personil Polres Manggarai Barat.

Bencana banjir yang menimpa Siti Fatimah atau sering dipanggil Mama Tamo ini menyebabkan bangunan rumah korban ambruk. Dapur dan kamar mandi rumahnya ambruk total akibat peristiwa banjir itu. Pada kejadian itu, sebagian barang yang ada dalam rumahnya ada yang tidak bisa diselamatkan.

Beruntung, Lansia berumur 65 tahun yang kesehariannya sebagai ibu rumah tangga (IRT) dan keluarganya tidak berada di dalam rumah ketika hujan deras disertai banjir itu. Sehingga keluarganya yang berjumlah lima orang selamat dari musibah ini.

Melihat kondisi ini, Kapolres Mabar memberikan perhatian khusus kepada korban bencana alam banjir tersebut. Apalagi, di rumah Siti Fatimah (65) dihuni anak-anak balita.

"Saya ikut prihatin melihat kondisi rumah Mama Siti Fatimah (65). Karena rumahnya ambruk diterjang banjir beberapa waktu lalu. Semoga, rumah ini dapat kembali ditempati karena ruangan yang ambruk akan diperbaiki melalui program Beda Rumah dalam rangka Hari Bhayangkara ke-77," ujar AKBP Ari Satmoko, S.H., S.I.K., M.M., Senin (19/06/2023) siang.

Selain itu, Mantan Kapolres Alor itu juga memberikan bantuan tali asih kepada keluarga Siti Fatimah (65). Ia berharap, bantuan itu dapat memberi manfaat positif bagi Siti Fatimah (65) beserta keluarga. Ia juga mengajak warga di sekitar rumah yang ambruk untuk bisa membantu gotong-royong dalam perbaikan rumah itu.

"Semoga bantuan ini bermanfaat untuk Mama Tamo sekeluarga serta peran masyarakat sekitar untuk sinergi bergotong-royong swadaya memperbaiki rumah bersama pihak kepolisian," tegas Alumni Akpol angkatan 2004 itu.

Sementara anak pertama dari Siti Fatimah (65) korban banjir, Wahyudin M. Saleh (43) yang mewakili keluarga merasa sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan itu. Baginya, bantuan ini menjadi bentuk perhatian Polres Manggarai Barat kepada warganya yang terkena musibah. Dengan bantuan itu, diharapkan korban bencana alam ini tidak lagi memikirkan biaya perbaikan rumahnya.

"Terima kasih Bapak Kapolres Mabar atas bantuan bedah rumah yang diberikan kepada keluarga kami. Alhamdulillah saya beserta keluarga sangat bersyukur sekali dan merasa sangat kagum karena mendapat perhatian yang luar biasa dari Bapak selaku pimpinan di Polres Mabar," pungkasnya.**#