Jaga Stabilitas Jelang Idul Fitri, Satgas Pangan Manggarai Barat Gencarkan Operasi Pasar
Tribratanewsmanggaraibarat.com—Labuan Bajo - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Manggarai Barat bergerak cepat memastikan stabilitas harga dan ketersediaan stok bahan pokok di pasaran.
Tim gabungan yang terdiri dari Satreskrim Polres Manggarai Barat, Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perdagangan Kabupaten Manggarai Barat, serta Bulog Labuan Bajo menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) sekaligus Operasi Pasar besar-besaran, Senin (9/2/2026) siang.
Langkah preventif ini diambil menyusul instruksi langsung dari Kapolri dan Badan Pangan Nasional untuk mengantisipasi adanya spekulan harga serta menjamin mutu pangan bagi masyarakat di wilayah pariwisata super prioritas tersebut.
Kegiatan diawali dengan pertemuan di ruang Reskrim Polres Manggarai Barat pada pukul 11.00 Wita. Dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa pengawasan pasar akan diperketat melalui patroli rutin mingguan.
"Kami bersepakat dengan dinas terkait untuk melakukan operasi pasar setidaknya satu kali seminggu. Fokus kami jelas: menjaga agar harga tetap sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah," ujar Kasat Reskrim Polres Mabar, AKP Lufthi Darmawan Aditya, S.T.K., S.I.K., M.H. dalam keterangannya pasca rapat.
Usai koordinasi, tim gabungan langsung turun ke lapangan menyisir sejumlah titik vital perdagangan di Labuan Bajo, Manggarai Barat. Lokasi pertama yang disasar adalah retail modern di kawasan Patung Caci, disusul pengecekan intensif di Pasar Tradisional Wae Kesambi dan gudang Bulog Labuan Bajo.
Di sela-sela pengecekan stok beras premium dan minyak goreng, tim memberikan imbauan tegas kepada para pelaku usaha.
"Kami mengingatkan kepada seluruh pedagang dan distributor agar tidak mencoba-coba menaikkan harga di atas HET. Jika ditemukan pelanggaran atau penimbunan yang merugikan masyarakat, kami tidak segan-segan melakukan tindakan hukum sesuai undang-undang yang berlaku," tegas AKP Lufthi kepada salah satu pemilik usaha distributor telur di Wae Kesambi.
Selain mengecek harga 16 komoditi utama—mulai dari beras SPHP, daging sapi, hingga aneka jenis cabai—tim juga memastikan keamanan pangan yang beredar. Berdasarkan pantauan di lapangan, hingga saat ini belum ditemukan adanya pedagang yang melanggar aturan harga.
"Hasil pemantauan di lapangan memastikan bahwa stok pangan saat ini dalam kondisi aman dan mampu memenuhi konsumsi masyarakat dalam jangka waktu ke depan," ungkap Kasat Reskrim.
Meski kondisi saat ini terpantau kondusif, Satgas Pangan berkomitmen akan terus melakukan monitoring setiap hari. Langkah ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi warga Manggarai Barat dalam menyambut hari besar keagamaan tanpa perlu khawatir akan kelangkaan maupun lonjakan harga pangan yang tidak wajar.
"Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen serta sinergitas antara Polri, Pemerintah Daerah, dan Bulog dalam menjaga stabilitas nasional. Kehadiran kami bertujuan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok, menjaga stabilitas harga, serta menjamin kelancaran pasokan guna mencegah gejolak pasar yang dapat merugikan masyarakat," pungkasnya.**#
Humas Polres Manggarai Barat

