Menembus Pelosok Demi Nenek Yustina: Sisi Humanis Korps Bhayangkara di Manggarai Barat
Tribratanewsmanggaraibarat.com-Labuan Bajo - Terik matahari di Kabupaten Manggarai Barat siang itu seolah tidak menyurutkan langkah kaki IPDA Risbel Pandiangan, S.IP. bersama sejumlah personelnya. Jajaran Polsek Sano Nggoang ini menempuh perjalanan berliku menuju Kampung Rangga Watu, Desa Golo Desat, Kecamatan Mbeliling, Rabu (25/03/2026).
Bukan dalam rangka pengejaran kriminal atau patroli keamanan biasa, kedatangan sosok nomor satu di Polsek Sano Nggoang ini membawa misi yang lebih personal: menyapa kemanusiaan di rumah seorang lansia.
Tujuan mereka adalah kediaman Yustina Jiher, seorang nenek berusia 78 tahun yang menjalani masa tuanya dalam keterbatasan ekonomi yang memprihatinkan.
*Mengetuk Pintu Hati, Meringankan Beban*
Setibanya di lokasi sekitar pukul 13.30 Wita, IPDA Risbel langsung menghampiri Nenek Yustina. Sambil membawa paket sembako berisi beras, telur, minyak goreng, susu, hingga sirup, ia menyapa perempuan tua itu dengan nada bicara yang lembut, jauh dari kesan kaku seorang aparat.
"Kunjungan kami hari ini tulus bertujuan untuk memberikan dukungan moril dan bantuan paket sembako secara langsung kepada Ibu Yustina. Kami ingin memastikan beliau tidak merasa sendirian di masa tuanya," ungkap IPDA Risbel di sela-sela kegiatannya.
Ia menegaskan bahwa tugas Polri di era modern tidak hanya melulu soal penegakan hukum di atas kertas, tetapi juga tentang bagaimana kehadiran mereka bisa dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat akar rumput.
"Kami hadir tidak hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga untuk merangkul masyarakat sebagai keluarga. Pemberian bantuan ini adalah wujud syukur dan kepedulian kami untuk sedikit meringankan beban kebutuhan pokok Ibu Yustina," tambahnya dengan penuh empati.
*Kehangatan di Tengah Keterbatasan*
Suasana haru pecah saat Nenek Yustina menerima bantuan tersebut. Dengan suara yang gemetar dan mata yang berkaca-kaca, ia tak henti-hentinya menggenggam tangan sang Kapolsek sebagai bentuk rasa terima kasih.
"Terima kasih banyak Bapak Kapolsek sudah mau datang jauh-jauh menengok saya. Semoga Tuhan membalas kebaikan Bapak dan seluruh anggota polisi dalam menjalankan tugas," tutur Yustina lirih.
Bagi IPDA Risbel, momen perbincangan hangat dengan warga seperti inilah yang menjadi energi tambahan dalam menjalankan tugasnya sebagai pelindung masyarakat. Ia berharap aksi kecil ini bisa menjadi pemantik bagi pihak lain untuk lebih peduli terhadap kondisi sosial di sekitarnya.
"Saya sangat berharap kegiatan seperti ini bisa memicu rasa kepedulian dari pihak-pihak lain untuk saling membantu warga yang kurang mampu. Dengan kedekatan ini, kami ingin masyarakat merasa aman dan percaya bahwa Polri selalu ada di sisi mereka," tegasnya.
*Pesan Solidaritas dari Sano Nggoang*
Aksi nyata yang dilakukan Polsek Sano Nggoang ini menjadi potret cerah dedikasi Polri di pelosok Nusa Tenggara Timur. Melalui semangat "Polri Humanis", IPDA Risbel dan jajarannya membuktikan bahwa seragam cokelat yang mereka kenakan memiliki sisi lembut yang siap mendekap masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Paket bantuan yang berisi kebutuhan dasar sehari-hari tersebut memang tidak akan menghapus seluruh beban hidup Nenek Yustina, namun setidaknya, siang itu di Kampung Rangga Watu, ada secercah harapan yang tumbuh bahwa kepedulian masih sangat nyata di tengah-tengah mereka.**#
Humas Polres Manggarai Barat

