Ratusan Personel Gabungan dan Remaja Masjid Kawal Kekhusyukan Paskah 2026 di Labuan Bajo

Ratusan Personel Gabungan dan Remaja Masjid Kawal Kekhusyukan Paskah 2026 di Labuan Bajo

Tribratanewsmanggaraibarat.com-​Labuan Bajo - Denyut toleransi dan komitmen keamanan terasa kental di ujung barat Pulau Flores. Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat mengumumkan kesiapan total dalam mengawal rangkaian ibadah Tri Hari Suci umat Kristiani melalui operasi kewilayahan bersandi "Semana Santa Turangga 2026".

Operasi yang dirancang untuk menjamin keamanan dari Kamis Putih hingga Minggu Paskah ini akan berlangsung selama 15 hari, mulai tanggal 1 hingga 15 April 2026. Fokusnya jelas: memastikan setiap bait doa di gereja-gereja Manggarai Barat terucap dalam suasana tenang dan khusyuk.

*Sinergi Lintas Sektor dan Simbol Toleransi*

Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, S.I.K., menegaskan bahwa operasi ini bukan sekadar tugas rutin kepolisian, melainkan kerja kolaboratif berskala besar.

Sebanyak 150 personel gabungan dari Polres Mabar, Polsek jajaran, dan dukungan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda NTT telah disiagakan.

"Kami telah menyiapkan skema pengamanan terpadu. Sebanyak 150 personel Polri akan bersinergi dengan rekan-rekan dari TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, hingga melibatkan partisipasi masyarakat seperti Pramuka dan Remaja Masjid," ujar AKBP Christian dalam keterangan resminya pada Kamis (02/04/2026).

Namun, yang menarik perhatian adalah keterlibatan aktif elemen sipil. Kehadiran Remaja Masjid dalam pengamanan gereja di Labuan Bajo menjadi potret hidup Bhinneka Tunggal Ika. Menurut Kapolres, hal ini adalah jati diri Manggarai Barat yang sesungguhnya.

"Kehadiran remaja masjid memperkokoh posisi wilayah tersebut sebagai simbol toleransi antarumat beragama yang senantiasa menjunjung tinggi nilai Bhinneka Tunggal Ika," tambahnya dengan nada bangga.

*Pemetaan 62 Gereja dan Infrastruktur Pelayanan*

Dalam peta pengamanan tahun ini, kepolisian telah mengidentifikasi 62 titik ibadah yang menjadi prioritas, mencakup Gereja Katolik maupun Protestan di seluruh wilayah hukum Polres Mabar.

"Tercatat ada 62 gereja yang menjadi fokus pengamanan kami di seluruh kabupaten, di mana enam di antaranya menjadi prioritas utama berdasarkan tingkat kepadatan jemaat," jelas AKBP Christian.

Untuk memperkuat respon cepat di lapangan, Polres Mabar juga mengaktifkan 4 Posko Pengamanan (Pospam) dan 1 Posko Pelayanan (Posyan) di lokasi-lokasi strategis.

"Pos-pos ini diletakkan di titik strategis untuk memberikan informasi sekaligus bantuan cepat bagi masyarakat yang membutuhkan selama masa operasi," ungkapnya.

*Komitmen Menjaga Kondusivitas*

Meskipun saat ini situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Manggarai Barat terpantau sangat kondusif, pihak kepolisian memilih untuk tetap berada pada tingkat kewaspadaan tinggi. Patroli rutin di area publik dan pusat keramaian justru semakin diintensifkan.

"Sejauh ini situasi terpantau aman dan terkendali. Namun, kami tidak ingin lengah. Peningkatan patroli akan terus dilakukan, terutama di lokasi yang berpotensi menjadi pusat keramaian masyarakat," tegas perwira menengah melati dua tersebut.

Menutup keterangannya, AKBP Christian mengajak seluruh warga Manggarai Barat untuk menjaga kedamaian ini sebagai tanggung jawab bersama. Ia berharap semangat kebersamaan ini menjadi fondasi suksesnya perayaan Paskah bagi seluruh umat yang merayakan.

"Kami berkomitmen memberikan rasa aman agar saudara-saudara kita umat Kristiani dapat melaksanakan ibadah dengan tenang dan khusyuk. Kami imbau masyarakat tetap tenang dan mari kita sukseskan Operasi Semana Santa 2026 ini dengan semangat kebersamaan," pungkasnya.**#