Tambal Jalan Berlubang di Labuan Bajo, Satlantas Polres Mabar Tanggapi Aduan Warga Demi Cegah Kecelakaan

Tambal Jalan Berlubang di Labuan Bajo, Satlantas Polres Mabar Tanggapi Aduan Warga Demi Cegah Kecelakaan
Tambal Jalan Berlubang di Labuan Bajo, Satlantas Polres Mabar Tanggapi Aduan Warga Demi Cegah Kecelakaan
Tambal Jalan Berlubang di Labuan Bajo, Satlantas Polres Mabar Tanggapi Aduan Warga Demi Cegah Kecelakaan
Tambal Jalan Berlubang di Labuan Bajo, Satlantas Polres Mabar Tanggapi Aduan Warga Demi Cegah Kecelakaan
Tambal Jalan Berlubang di Labuan Bajo, Satlantas Polres Mabar Tanggapi Aduan Warga Demi Cegah Kecelakaan
Tambal Jalan Berlubang di Labuan Bajo, Satlantas Polres Mabar Tanggapi Aduan Warga Demi Cegah Kecelakaan
Tambal Jalan Berlubang di Labuan Bajo, Satlantas Polres Mabar Tanggapi Aduan Warga Demi Cegah Kecelakaan

Tribratanewsmanggaraibarat.com — Labuan Bajo, Menanggapi aduan serta kekhawatiran masyarakat terkait maraknya jalan berlubang yang mengancam keselamatan berkendara, personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Manggarai Barat bergerak cepat melakukan aksi tanggap darurat di kawasan pemukiman warga, Selasa (03/11/2026) sore.

‎Aksi gotong royong dan penambalan jalan secara mandiri tersebut dipusatkan di ruas Jalan Opseter Maun Lamtoro, Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai pukul 17.00 WITA.

‎Dengan masih mengenakan pakaian dinas lengkap, para personel Satlantas membawa peralatan penunjang seperti sekop dan cetok semen. Mereka bahu-membahu mengaduk material campuran semen, pasir, dan kerikil untuk menutup sejumlah titik lubang jalan yang dinilai membahayakan para pengguna jalan.

Langkah Preventif Tekan Angka Kecelakaan

‎Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, S.I.K., melalui Kasat Lantas IPTU Nadhira Bella Shafira, S.Tr.K., menegaskan bahwa aksi penambalan jalan ini merupakan bentuk nyata pelaksanaan Quick Response Polri atas laporan masyarakat. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas (Zero Accident) di wilayah hukum Polres Manggarai Barat.

‎"Kegiatan ini merupakan bentuk tanggap cepat kami dalam merespons aspirasi serta keluhan warga di kawasan Lamtoro yang khawatir akan maraknya jalan berlubang. Kami tidak ingin menunggu sampai ada korban jiwa baru bertindak," ujar IPTU Nadhira saat dikonfirmasi pada Rabu (04/11) siang.

‎Ia menjelaskan, seluruh material pengerjaan seperti semen, pasir, dan kerikil disiapkan secara mandiri melalui pengadaan internal Satlantas Polres Manggarai Barat sebagai bentuk penanganan darurat.

‎"Pengecoran yang kami lakukan sifatnya merupakan tindakan preventif sementara demi meminimalisir risiko laka lantas, khususnya bagi pengendara roda dua dan roda empat yang melintas pada malam hari," kata Kasat Lantas.

Interaksi Humanis dan Apresiasi Masyarakat

‎Di sela-sela pengerjaan penambalan jalan, personel kepolisian juga menyempatkan diri membangun dialog interaktif secara humanis bersama warga yang bermukim di sekitar Jalan Opseter Maun Lamtoro. Polisi menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat demi memberikan rasa aman dan nyaman.

‎Aksi sigap personel Satlantas tersebut mendapat apresiasi hangat dari warga setempat yang merasa terbantu dengan perbaikan darurat tersebut.

‎"Saya sangat berterima kasih dan mengapresiasi bantuan pihak kepolisian kepada masyarakat dalam memperbaiki jalan-jalan yang berlubang di area Lamtoro," ujar Kristo, salah seorang warga yang ditemui di lokasi pengerjaan.

‎Ia juga berharap langkah tanggap ini bisa terus berlanjut ke kawasan lainnya.

‎"Harapannya ke depan, semoga jalan-jalan berlubang di gang-gang lain juga kiranya dapat dibantu untuk diperbaiki, sehingga hubungan kerja sama antara masyarakat dan kepolisian semakin harmonis," tambahnya.

Koordinasi Pemeliharaan Permanen dengan Dinas PUPR

‎Meski perbaikan sementara telah rampung dan arus lalu lintas di kawasan tersebut kembali lancar, Satlantas Polres Manggarai Barat memastikan akan terus mengawal penanganan jalan rusak tersebut hingga tuntas.

‎Langkah tindak lanjut berupa koordinasi lintas sektor dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Manggarai Barat akan segera dilakukan agar perbaikan fisik secara permanen dapat direalisasikan pemerintah daerah.

‎"Penambalan semen ini sifatnya hanya penanganan awal untuk mencegah bahaya mendesak. Selanjutnya, kami segera berkoordinasi dengan Dinas PUPR Manggarai Barat agar lokasi ini bisa mendapat pengaspalan atau pemeliharaan permanen," pungkas IPTU Nadhira.**#