Jaga Citra Labuan Bajo, Polisi Bersihkan Pesisir Pantai Pede dan Tanam Puluhan Pohon
Tribratanewsmanggaraibarat.com-Labuan Bajo - Dalam upaya mendukung keberlanjutan lingkungan di kawasan destinasi pariwisata super prioritas, Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat menggelar aksi sosial pembersihan pesisir dan penanaman pohon di Pantai Pede, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (23/10/2026) pagi.
Aksi lingkungan yang dimulai sejak pukul 07.00 WITA tersebut melibatkan sinergi personel gabungan Bagian, Satuan, dan Seksi (Bag/Sat/Si) Polres Manggarai Barat, Batalyon B Pelopor Satbrimobda NTT, serta pengurus dan anggota Bhayangkari Cabang Manggarai Barat.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Manggarai Barat, AKP Sandy Pratama Putra, S.I.K., C.I.A.S., didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Mabar.
Gotong Royong dan Kerapihan Pesisir
Aksi kebersihan diawali dengan apel pengecekan personel di tepi pantai. Tim gabungan kemudian menyisir garis pantai sepanjang perbatasan Laprima Hotel hingga ke area bagian selatan Pantai Pede untuk memungut serta memilah sampah.
Berbagai limbah anorganik dan sisa alat tangkap mendominasi temuan di lapangan, mulai dari kantong plastik, botol minuman, sedotan, wadah makanan berbahan styrofoam, puntung rokok, hingga jaring dan tali senar bekas. Dalam aksi tersebut, tim berhasil mengumpulkan sedikitnya 10 karung sampah dengan estimasi bobot mencapai 500 kilogram.
Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, S.I.K. melalui Wakapolres, AKP Sandy Pratama Putra, S.I.K., C.I.A.S. menegaskan bahwa aksi ini merupakan langkah nyata Polri dalam membangun kepedulian bersama terhadap kelestarian ekosistem pesisir Labuan Bajo.
"Pantai Pede merupakan salah satu ruang publik dan ikon wisata yang banyak dikunjungi masyarakat maupun wisatawan. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan lingkungan pantai tetap bersih, asri, dan nyaman," ujar AKP Sandy di sela-sela kegiatan, Jumat pagi.
Menurutnya, kondisi kebersihan pesisir sangat menentukan citra pariwisata Labuan Bajo di mata dunia.
"Lingkungan yang bersih adalah cerminan dari komitmen kita bersama dalam menjaga citra Labuan Bajo sebagai destinasi wisata kelas dunia," tambahnya.
Tanam Pohon Ketapang Cegah Abrasi
Selain pembersihan sampah, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan aksi penghijauan. Sebanyak 20 bibit pohon ketapang ditanam di titik-titik strategis di sepanjang garis Pantai Pede sebagai benteng alami penahan abrasi sekaligus peneduh kawasan.
AKP Sandy menjelaskan bahwa penanaman ini berfokus pada perlindungan ekosistem jangka panjang.
"Penanaman bibit pohon ketapang ini adalah investasi jangka panjang untuk ekosistem pesisir. Selain menahan risiko abrasi pantai, keberadaan pohon-pohon ini nantinya akan membuat kawasan Pantai Pede menjadi lebih rindang dan sejuk bagi pengunjung," jelasnya.
Soroti Limbah Miras dan Imbauan Kamtibmas
Di tengah pembersihan, tim menemukan banyak limbah botol kaca yang diduga kuat merupakan sisa wadah minuman keras (miras) yang dibuang sembarangan.
Menanggapi hal itu, Polres Manggarai Barat memberikan edukasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) secara persuasif kepada warga lokal, pemilik kapal, serta pelaku UMKM di sekitar pantai.
Petugas mengingatkan para pemilik dan anak buah kapal (ABK) yang berlabuh di sekitar Pantai Pede agar tidak menjadikan pesisir sebagai tempat pembuangan sampah. Pedagang di area pantai juga diminta menyediakan tempat sampah mandiri.
"Kami mengimbau keras seluruh masyarakat, pedagang, maupun para pengunjung untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan, terutama botol kaca bekas minuman keras yang dapat membahayakan keselamatan pengunjung lain," tegas AKP Sandy.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat kebersihan dan keamanan fasilitas umum demi kenyamanan bersama.
"Mari kita jaga bersama ketertiban dan kebersihan Pantai Pede demi kenyamanan kita semua serta kemajuan pariwisata daerah," pungkanya.**#
Humas Polres Manggarai Barat

