Idul Fitri 1447 H di Labuan Bajo Kondusif, Kapolres Beri Apresiasi Tinggi atas Toleransi Warga

Idul Fitri 1447 H di Labuan Bajo Kondusif, Kapolres Beri Apresiasi Tinggi atas Toleransi Warga

Tribratanewsmanggaraibarat.com – Labuan Bajo, Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah hukum Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), sukses terlaksana dengan suasana yang aman, khidmat, dan tertib. Pusat pariwisata super prioritas ini menunjukkan wajah aslinya sebagai kota yang penuh toleransi, mulai dari awal Ramadan hingga puncak hari kemenangan.

Seluruh rangkaian ibadah, mulai dari Sholat Tarawih berjamaah selama sebulan penuh, kemeriahan Pawai Malam Takbiran, hingga pelaksanaan Sholat Id di berbagai lapangan dan masjid, berjalan tanpa gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang berarti.

Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, S.I.K., mengungkapkan bahwa kesiapsiagaan personel di lapangan menjadi kunci dalam menjaga stabilitas wilayah.

"Meski sempat muncul riak-riak kecil di lapangan, kesiapsiagaan aparat kepolisian yang didukung oleh sinergi lintas sektor berhasil menetralisir situasi dengan cepat sebelum berkembang menjadi gangguan berarti," ujar AKBP Christian Kadang dalam keterangannya di Labuan Bajo, Senin siang (23/3/2026).

Apresiasi untuk Umat dan Masyarakat 

‎Kapolres memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh umat Islam di Kabupaten Manggarai Barat. Menurutnya, kepatuhan masyarakat terhadap aturan dan kesadaran kolektif dalam menjaga ketenangan adalah fondasi utama kondusivitas wilayah tahun ini.‎

‎"Kami memberikan penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh umat Muslim di Manggarai Barat. Berkat kerja sama dan kesadaran bersama, seluruh rangkaian ibadah Idul Fitri tahun ini dapat berjalan dengan sangat aman dan tertib," tuturnya.

‎Beliau menekankan bahwa kelancaran perayaan ini bukan sekadar hasil kerja keras aparat keamanan, melainkan refleksi dari kedewasaan masyarakat dalam beragama dan berinteraksi sosial.

‎"Lebih dari sekadar keberhasilan pengamanan oleh aparat, kelancaran Idul Fitri 1447 H lahir dari kematangan masyarakat dalam menjaga harmoni beragama serta interaksi sosial," tambah perwira menengah Polri tersebut.

Menjaga Citra Wisata Dunia

Sebagai destinasi wisata kelas dunia, kerukunan antar umat beragama di Labuan Bajo memiliki nilai strategis bagi citra Indonesia. Kapolres menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali yang telah menjaga marwah daerah ini.

‎"Terima kasih kepada seluruh masyarakat Manggarai Barat yang terus konsisten menjaga kerukunan dan toleransi. Sikap saling menghargai yang tertanam kuat hingga hari ini adalah modal utama kita dalam membangun daerah ini menjadi tempat yang nyaman bagi siapa saja," pungkasnya.

Pengamanan Berlanjut: Operasi Ketupat Turangga 2026

‎Meski puncak perayaan telah berlalu, Polres Manggarai Barat tidak menurunkan kewaspadaan. Mengingat arus kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo diprediksi akan terus meningkat selama periode cuti bersama, pihak kepolisian tetap menyiagakan personel.

Melalui Operasi Ketupat Turangga 2026, patroli rutin dan pemantauan di titik-titik vital seperti pelabuhan, bandara, dan lokasi wisata akan terus diperketat guna menjamin kenyamanan pengunjung dan warga lokal dalam semangat halal bihalal yang damai.

‎"Kami akan melaksanakan patroli rutin secara berkesinambungan di seluruh wilayah hukum guna memastikan situasi Kamtibmas tetap kondusif. Jika menemukan sesuatu yang mencurigakan, segera hubungi Call Center Polri 110," imbau AKBP Christian menutup keterangannya.**#